…about me …

June 26, 2007

“Apa yang kamu inginkan”

Filed under: Uncategorized

Lupa menanyakan “ Apa yang kamu inginkan”
Ada Firman yang sering kita dengar, atau menasehatkan kita supaya menjadi suami/ istri yang baik, hingga rumah tangga menjadi bahagia.

  •  “Karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh..Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.” Efesus 5:23-24.
  • “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang menga-sihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.” Ef 5:25.
Ada cerita :
Di sebuah perjamuan makan malam, banyak tamu undangan yang hadir mengucapkan selamat kepada sepasang kakek dan nenek yang pada hari itu merayakan Ulang Tahun Perkawinan yang ke-50 tahun. Semua tamu yang hadir ikut dalam suasana bahagia, menyaksikan betapa kakek dan nenek tersebut masih saling mencintai meskipun keduanya sudah tidak muda lagi. Banyak pasangan tamu undangan yang berharap kelak akan mengalami hal yang sama. Pada saat jamuan makan mulai seperti biasa tamu-tamu duduk pada meja bundar untuk menikmati makanan yang disediakan.
Pada meja kakek dan nenek tersebut telah terhidang masakan ikan kesukaan mereka berdua. Dengan penuh kasih sayang, seperti kebiasaanya sang kakek mengambil bagian kepala ikan tersebut dan meletakkan ke piring istrinya.
 
Sang istri terdiam…. Mata nenek tua tersebut mulai berkaca-kaca, dengan terbata-bata berucap : " Lima puluh tahun lamanya aku menjadi istrimu, selama itu aku selalu mengabdikan seluruh hidupku untukmu, suamiku. Betapa lama kalau kita menghitung hari demi hari yang kita lalui. Betapa panjang perjalanan hidup yang kita jalani bersama. Selama lima puluh tahun kau selalu memberikan kasih sayang dan semua yang kau miliki. Selama itu pula kau selalu memberikan bagian kepala apabila kita menyantap menu ikan, sungguh hal itu yang paling tidak aku sukai, tetapi aku memakannya karena aku menghormatimu dan tidak ingin membuatmu kecewa"
 
Sang kakek terpana….. . Dengan suara parau dan mata berkaca kakek tersebut berkata : " Lima puluh tahun aku lalui segala rintangan dan kebahagian bersamamu, istriku . Dulu aku adalah seorang pemuda miskin yang tak berharta, tetapi engkau bersedia menikah denganku. Sejak saat itu aku telah bersumpah akan selalu membahagiakan engkau, aku akan selalu memberikan yang terbaik yang aku mampu sebagai tanda betapa aku sangat mengasihimu dengan segenap hati. Bagian yang paling aku suka dari masakan ikan adalah bagian kepala, oleh karena itu selalu kuberikan kepadamu karena aku selalu ingin memberikan yang terbaik hanya untukmu. Selama bertahun-tahun kita menikah, selama ini kita hidup bahagia meskipun pada awal pernikahan kita hidup sederhana tetapi engkau tak mengeluh. Aku selalu bekerja keras hanya untuk membahagiakan dan memberikan yang terbaik bagimu dan anak anak kita. Istriku, selama ini kita saling mengasihi, mencintai tanpa henti, tetapi ternyata kita tidak saling memahami ". Betapa sang nenek harus menelan kekecewaan setiap mendapat kepala ikan hanya untuk membahagiakan sang suami. Betapa kakek harus merelakan bagian kepala ikan yang sangat disukai hanya untuk membahagiakan sang istri.
 
Si nenek selama 50 th sudah melakukan penundukan diri begitu juga si kakek dia sudah mengasihi si nenek,  tapi ternyata ada kekecewaan disana.
 
Bahkan ada istri yang tunduk dengan suami, sampai dia sangat menurut pada suaminya, apa – apa yang suami katakan di lakukan. Tapi suami dengan sangat gemes mengatakan” istriku ga smart, tidak bisa membantu aku dengan ide2 yang cemerlang”
 
Ada suami yang sangat mengasihi istrinya, sampai-sampai apa- apa yang istrinya inginkan dia berikan, tapi si istri malah kesel “ suamiku ga tegas, ga punya pendirian”
 
Why ?    Kenapa ?
 
Karena semuanya dengan caranya sendiri, si nenek tunduk dengan caranya sendiri, si kakek juga mengasihi dengan caranya sendiri tanpa memperdulikan pasangannya
Masing2  lupa  cari tau atau bertanya pada pasangannya  “ Apa yang kamu inginkan?”
 
 Jadinya masing-masing menjadi manusia yang sok tau.                                               
 
Supaya tidak menjadi manusia sok tau, kita lihat apa-apa yang perlu diketahui dan dikerjakan hingga dapat menyenangkan kedua belah pihak.
 
Apa yang Harus Diketahui Istri Mengenai Suaminya
Kebutuhan  suami  yang  paling  mendasar  dalam pernikahan adalah:
a. DIKAGUMI.  Suami mengukur harga dirinya melalui apa yang sudah dicapai, besar  atau  kecil  hasil yang dicapai membutuhkan pengakuan dari istrinya.
Pengaguman  adalah bahan bakar yang dibutuhkan pria untuk lebih maju karena memberikan  kekuatan.   Tetapi  perlu  diingat,  jangan pernah berpura-pura mengagumi   dengan  kata-kata  pujian.   Sebaiknya  agar  pengaguman  istri benar-benar memiliki nilai, pujian itu harus tulus tercermin dalam perasaan yang sesungguhnya.
b.  PERLU  OTONOMI.  Sebagian kebutuhan otonomi adalah memberi ruang untuk suami (kebutuhan untuk menyendiri).  Ada istri mengeluh karena suami mereka tidak  segera  menceritakan hal-hal yang dialami suaminya apabila sampai di rumah sepulang dari kantor.  Tanpa menyadari suami ingin membaca koran atau menyiram  tanaman atau apapun yang dilakukan lebih dahulu untuk menyegarkan pikiran mereka sebelum memulai bercakap-cakap.
c.  KEGIATAN  BERSAMA.   Seorang pria membangun keintiman dengan cara yang berbeda.    Ia   membina   hubungan   dengan   melakukan  pekerjaan  secara bersama-sama.   Misalnya bekerja di kebun, melakukan pekerjaan rumah, pergi nonton  bersama  istrinya.   Suami menjadikan istri sebagai teman.  Hal ini sangat baik apabila istri ikut dalam kegiatan bersama tersebut.
d. STRUKTUR OTAK  PRIA
·         Otaknya terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh beraktivitas, cowok bisa menyimpan semuanya di otaknya yang ter kotak-kotak. è membuat dia tidak suka curhat, semuanya dapat disimpan dalam kotak2 yang ada
·         kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemapuan otak yang kritis. Adanya cuma di otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Jadinya pria cuma bisa menghabiskan 7ribu kata dalam sehari setelah itu dia tidak mood lagi untuk bicara è kebayangkan kalau seharian diluar rumah sudah menghabiskan 7000 kata, sampai dirumah tinggal diamnya.
·         sedikit sekali jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan. è Kalo dia lagi
      baca koran atau nonton TV, dia tidak bisa dengar apa yang dikatakan istrinya , 
      sebab saat dia baca seketika itu juga dia jadi tuli
“Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,” I Petrus 3:1.
Isteri terpanggil untuk tunduk kepada suami, yaitu menghargai suami, bukan karena kecakapan atau kekayaannya, tetapi sebab dia adalah suami, yang adalah kepala untuk rumah tangga. Dia payung bagi keluarga. Dia yang melindungi Dan bertanggungjawab atas keluarga,
Bagaimanapun dia adalah manusia yang tidak sempuma, yang perlu. Ditopang, didukung, dihargai, dihormati.
Apa yang Perlu Diketahui Setiap Suami Mengenai Istrinya
Kebutuhan   istri  yang  paling  mendasar  dalam  pernikahan  adalah 
a.  DICINTAI.   Apa  yang  dapat dilakukan seorang suami untuk menunjukkan cintanya kepada istrinya ? Pikirkan ungkapan "Aku Mencintaimu" .  Bagi beberapa pria merasa tidak perlu untuk  mengucapkan  kata  tersebut,  tetapi bagi seorang istri butuh (ingin mendengar) ungkapan tersebut dari suaminya.
b.  DIMENGERTI.     Bagi    wanita    dimengerti    berarti    menerima perasaan-perasaanny a, misalnya mendengarkan, memahami dan merepleksikan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan oleh pasangan.
c. DIHARGAI.    Menghargai   istri   berarti  menghargai  dan  mendukung keputusan-keputusan  dalam  memenuhi  impiannya.   Untuk memulainya, jangan berusaha  untuk  mengubah  atau memanipulasinya.  Tetapi hormati kebutuhan, keinginan  dan  nilai-nilai  serta  haknya.   Akibat  sikap menghargai ini, seorang istri aka lebih bersikap santai dan terbuka
d. STRUKTUR OTAK
·         Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan, wanita bisa bicara 20ribukata dalam sehariè jangan heran kalau cewek seneng ngomong,
·         otak cewek tidak terkotak-kotak, informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya, ini nggak akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhatè Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan uneg-unegnya,
·         bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan è bisa telpon, pada saat memasak, 
     sekaligus gendong anak. Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara
     lewat hands-free. 
“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang. “  I Petrus 3:7.
Suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu. Hiduplah dengan pengertian terhadap perasaannya, sebab wanita biasa main perasaan. Jangan sakiti atau kecewakan perasaannya. Apa yang anda lakukan atau ucapkan, untuk kesalahan yang kecil, itu dapat disimpan lama dalam memorinya
 
Kesalahan yang Dilakukan oleh Pasangan Suami Istri
a. MENGKRITIK.  merupakan  tindakan yang menyerang kepribadian seseorang,   misalnya  menyalahkan dan membuat sebuah serangan pribadi atau tuduhan. 
 
b.  MEMBELA DIRI. Sering kali merupakan hal yang membabi buta
 
c.  MEMBISU.  Membisu seringkali dianggap sebagai usaha agar tidak membuat persoalan  semakin  buruk.   Tetapi tanpa kita sadari membisu adalah  tindakan  yang  sangat  berpengaruh.   Tindakan tersebut menyatakan suatu  penghinaan, sikap dingin dan keangkuhan yang bisa membuat pernikahan menjadi rapuh.
 
Bagaimana dengan BERTENGKAR apakah bukan suatu kesalahan?
Tidak adanya konflik, dalam rumah tangga bukanlah tanda yang  baik bagi pernikahan.  Pasangan yang menolak menerima konflik sebagai bagian  dari  pernikahan  akan  kehilangan  kesempatan untuk mendapat tantangan.  Jadi konflik adalah wajar dan tidak lagi selalu menggambarkan suatu krisis, melainkan sebuah kesempatan untuk berkembang.
 
Ams 27:17 – “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya."
 
Pertengkaran dalam pernikahan adalah untuk saling mangasah dan menanjamkan, membuat 2 pribadi makin bijaksana.
 
Apa yang dilakukan jika terjadi pertengkaran ?
a.Jangan lari dari pertengkaran.
 
b. Terangkan  masalah  dengan  jelas.   Ketika  merasa  suasana  memanas, mintalah   pasangan   supaya  menjelaskan  penyebab  pertengkaran  tersebut sehingga masing-masing dapat memahami masalahnya.
 
c. Nyatakan  perasaan  kita secara langsung.  Memberikan tanggapan kepada apa  yang  dilakukan  pasangan  jauh  lebih  baik daripada tidak memberikan tanggapan untuk membela diri terhadap hal yang tidak membawa kemajuan.
 
Kebahagiaan dalam rumah tangga bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Tetapi kebahagiaan harus diusahakan oleh kedua belah pihak, bukan dengan saling menuntut atau saling memaksa, tetapi dengan saling memahami, saling memberi atau saling memperhatikan, bahkan saling berkorban.Sukses di dalam pernikahan bukan meminta atau menuntut pasanganmu menjadi orang yang tepat, tetapi jadilah orang yang tepat untuk pasanganmu.
 
I Korintus 1:10 "Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir." (10)
 
Paulus dalam suratnya kepada jemaat Korintus menasehatkan agar mereka di  Korintus sehati sepikiran. Kesehatian menjadi kekuatan yang besar. Secara rohani kekuatan akan mengalir saat kita sehati di dalam TUHAN, secara logika kesehatian membuat kesepakatan yang baik dalam menghasilkan goal yang ingin dicapai. Juga kesehatian kita dengan TUHAN membuat doa kita dijawab lebih cepat. Ya dari sisi kelebihan suami memiliki kelebihan dari kemampuan  otaknya untuk menganalisa segala sesuatu, membuat perencanaan, dll, sedangkan sang isteri memiliki kemampuan merasa dengan perasaannya apakah semuanya akan berhasil atau tidak. Dua kelebihan tersebut membuat keduanya tidak tertipu oleh mitra bisnis, bahkan mereka bisa menjadi orang kuat atau kepala dalam bisnis tersebut.
 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://flo.blogsome.com/2007/06/26/apa-yang-kamu-inginkan/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer